Pupuk hayati organik

Pupuk hayati organik

Pupuk hayati merupakan pupuk yang terdiri dari organisme hidup yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi penting bagi tanaman. Dalam Peraturan Menteri Pertanian pupuk hayati tidak digolongkan sebagai pupuk organik melainkan sebagai pembenah tanah, lihat penjelasannya dalam pengertian pupuk hayati. Namun dalam penerapannya di lapangan

Continue reading “Pupuk hayati organik”

Jeruk Keprok varietas baru

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementan, melepas varietas jeruk keprok baru Monita Agrihorti. Jeru keprok dengan nama latin Citrus reticulata merupakan jenis jeruk yang bisa tumbuh di daerah tropis dan sub tropis. Jeruk jenis ini sangat populer di Indonesia, banyak di tanam di daerah Jawa Timur, Jawa Barat, NTT dan Bali.

Ciri-ciri fisik jeruk keprok memiliki warna kuning hingga oranye dengan kulit buah yang tipis. Semakin tua kulitnya semakin tipis, permukaannya mengkilap. Bulir dalam buahnya agak keras, tidak mudah pecah. Rasa jeruk keprok manis sedikit asam.

Monita Agrihorti merupakan jeruk keprok varietas baru yang dikembangkan Kementan dan mulai dilepas ke publik diakhir tahun 2015.  Penampilan monita lebih menarik dibanding varietas yang banyak beredar. Warnanya oranye terang dengan tingkat kemanisan buah 8.3-11 brix.  Produktivitasnya pun terbilang tinggi, menurut Balitbangtan hasil panen monita bisa mencapai 100-150 kg per pohon di masa puncaknya.

Monita cocok untuk ditanam di dataran tinggi yang ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dengan dirilisnya varietas ini, diharapkan terjadi kenaikan produksi jeruk nasional. Karena hingga saat ini Indonesia masih jadi importir buah jeruk. Di negara-negara ASEAN, Indonesia menjadi importir jeruk paling besar setelah Malaysia. Pelepasan jeruk Monita Agrihorti dikeluarkan oleh Kementan dalam surat keputusan yang bernomor 148/Kpts/SR.120/D.2.7/10/2015.

sumber : http://alamtani.com/berita/monita-agrihorti-jeruk-keprok-varietas-baru/